Ringkasan
Keropos atau honeycomb, spalling, dan retak perlu dicatat sebagai kondisi yang berbeda pada pemeriksaan awal. Tahap triase bertujuan mengelompokkan temuan yang terlihat dan mencatat informasi yang masih diperlukan; tahap ini tidak menetapkan penyebab, kondisi struktural, atau metode perbaikan.
Klasifikasi kondisi yang perlu dipisahkan

1. Keropos atau honeycomb
Catat lokasi, sebaran, batas area yang terlihat, serta foto konteks dan foto dekat. Jangan menyimpulkan kondisi di balik permukaan dari tampilan awal saja.
2. Spalling atau beton penutup yang hilang
Catat bentuk area, kondisi tepi, dan unsur di sekitarnya yang dapat diamati tanpa membongkar. Pisahkan catatan visual dari kesimpulan mengenai penyebab.
3. Retak tunggal, berpola, atau jaringan retak
Catat arah, pola, lokasi, dan perubahan yang dilaporkan bila tersedia. Informasi tersebut perlu ditelaah bersama dokumen dan kondisi aktual.
Tabel keputusan diagnosis
| Temuan awal | Catatan yang diperlukan |
|---|---|
| Rongga atau keropos | Lokasi, sebaran, dokumentasi visual, dan informasi yang belum tersedia |
| Bagian beton yang hilang | Batas area terlihat, kondisi sekitar, dan pembatasan pemeriksaan |
| Retak | Pola, arah, lokasi, serta riwayat pengamatan bila tersedia |
Mengapa istilahnya tidak boleh saling menggantikan
Pengelompokan yang jelas membantu mencegah satu temuan visual diperlakukan sebagai diagnosis. Kondisi, penyebab, dan tindakan yang diperlukan dapat berbeda antararea dan perlu ditetapkan melalui proses yang sesuai.
Batas eskalasi
Hentikan asumsi dan lakukan eskalasi bila terdapat kondisi yang belum dapat dipastikan, perubahan yang dilaporkan, atau potensi dampak terhadap keselamatan. Penelaahan selanjutnya dilakukan oleh pihak yang berwenang sesuai tata kelola proyek.
Langkah berikutnya yang netral
Susun catatan kondisi awal, kumpulkan dokumen yang relevan, dan tetapkan kebutuhan pemeriksaan tambahan sebelum keputusan dibuat. Metode pekerjaan tidak ditentukan oleh halaman ini.
Catatan sumber dan batas informasi
Gunakan dokumen proyek, catatan pemeriksaan, dan referensi teknis yang disetujui sebagai dasar evaluasi. Pastikan sumber yang digunakan dapat ditinjau oleh pihak proyek.
QC internal sebelum review
- [ ] Temuan visual telah dipisahkan dari kesimpulan penyebab.
- [ ] Lokasi dan dokumentasi kondisi awal tersedia.
- [ ] Informasi yang belum tersedia telah dicatat.
- [ ] Kebutuhan eskalasi telah disampaikan sesuai prosedur.





